Dewabet ~ Komunitas Iman dan Pelayanan Ibadah Yang Sesuai
Faktanya ada saat-saat ketika orang datang ke gereja hanya untuk duduk dan mendengarkan khotbah sebelum kembali ke rumah tanpa bertemu dengan orang lain.Itulah sesuatu yang telah kami saksikan dan itulah tempat lahirnya Dewabet tempat persaudaraan yang tidak hanya menginginkan untuk memiliki ibadah tetapi lebih dari sekedar jadwbtal. Di Dewabet semua individu yang hadir dipanggil dengan nama mereka dan ditanya tentang kondisi mereka dan diundang untuk berpartisipasi dalam segala hal.
Kami sangat percaya bahwa iman berkembang dengan baik dalam lingkungan hubungan.Itulah sebabnya layanan kami diorganisir sesuai dengan kebutuhan nyata dari orang-orang dalam jemaat: keluarga dengan anak-anak yang membutuhkan keamanan, para pelajar yang ingin merasakan rumah spiritual dan orang tua yang masih ingin terhubung dengan komunitas Tuhan. Kami tidak memiliki satu format tertentu karena setiap tahap kehidupan memiliki tuntutan sendiri.
Apa yang Membuat Pelayanan Ibadah Terasa Sesuai?
Kata "sesuai" adalah kata yang tampaknya cukup sederhana tetapi pada kenyataannya membutuhkan sentuhan yang halus. Ketika liturgi menjadi terlalu kaku itu cenderung membuat orang yang baru datang merasa tidak nyaman ketika pelayanan gereja menjadi terlalu informal artinya bisa hilang dalam prosesnya. Di Dewabet kami berusaha berada diantara keduanya - tradisional namun mudah dipahami.
- Khotbah yang membumi: Firman dibahas berurutan per kitab, lengkap dengan contoh dari pergumulan sehari-hari seperti pekerjaan, keuangan keluarga, dan relasi.
- Pujian yang mengajak, bukan mempertontonkan: Tim musik memilih lagu yang mudah diikuti, memadukan himne klasik dengan lagu rohani kontemporer.
- Sekolah Minggu terpisah per usia: Anak balita, sekolah dasar, dan remaja punya kelas sendiri dengan guru yang sudah dibekali pelatihan.
- Ruang tanya setelah ibadah: Setiap minggu pertama, majelis membuka sesi santai untuk diskusi soal iman tanpa takut dihakimi.
Komunitas yang Bertumbuh Lewat Kelompok Kecil
Ibadah raya hanyalah pintu masuk. Kedalaman persaudaraan justru terbentuk di kelompok sel yang bertemu di rumah-rumah anggota. Di sana orang bisa jujur soal beban yang sedang dipikul, saling mendoakan secara spesifik, dan belajar Alkitab dengan ritme yang lebih pelan.
Saat ini ada dua belas kelompok yang tersebar di beberapa wilayah, masing-masing berisi enam sampai sepuluh orang. Ada kelompok khusus pasutri, kelompok pemuda, serta kelompok ibu-ibu yang bertemu siang hari. Bagi yang baru bergabung, pengurus akan membantu mencarikan kelompok paling dekat dengan tempat tinggal.
Pelayanan Sosial dan Pendidikan Kristen
Keyakinan hidup selalu dinamis.Setiap bulan Dewabet melakukan kegiatan berbagi makanan,kunjungan ke panti jompo dan pelajaran gratis untuk anak-anak di sekitar gereja, semuanya itu bisa dilakukan karena ada orang-orang di gereja yang rela menjadi relawan meskipun mereka sangat sibuk.
- Katekisasi berkala: Kelas persiapan sidi dibuka dua kali setahun dengan materi dasar-dasar iman Reformed.
- Pendampingan pranikah: Pasangan yang hendak menikah mendapat sesi konseling bersama pendeta dan pasangan mentor.
- Diakonia darurat: Dana kasih disiapkan untuk jemaat atau warga sekitar yang mengalami musibah, sakit, atau kehilangan pekerjaan.
- Retret tahunan: Momen menepi bersama untuk memulihkan relasi dengan Tuhan dan sesama.
Jika Anda sedang mencari tempat bertumbuh yang tidak menuntut kesempurnaan, pintu kami terbuka. Datang saja apa adanya, duduk di bangku mana pun, dan biarkan komunitas ini menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.
PERMOHONAN DOA